Sunday , 15 December 2019
Home / News / Nasional / Presiden Jokowi kembali Kunjungi Lombok, Fokus Rehabilitasi akibat Gempa Lombok

Presiden Jokowi kembali Kunjungi Lombok, Fokus Rehabilitasi akibat Gempa Lombok

Presiden Jokowi kembali bertolak menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (13/8/2018). Jokowi berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Jokowi tiba di Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, sekitar pukul 16.08 WITA. Kemudian ia dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU.

Lombok Utara adalah daerah yang paling terdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa.

Turut mendampingi Jokowi antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayor Jenderal Suhartono dan Staf Khusus Presiden Siti Ruhaini Dzuhayatin.

Presiden Joko Widodo akan fokus memantau upaya rehabilitasi ribuan bangunan baik rumah atau gedung, yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada pekan lalu.

“Pemerintah akan membantu tiap warga yang rumahnya rusak parah akan mendapatkan bantuan dana Rp. 50 Juta, sedangkan rumahnya yg rusak sedang akan mendapatkan bantuan sebesar Rp. 25 juta, semua dalam bentuk tabungan”, terangnya di hadapan para pengungsi.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga hari ini menyebutkan 436 orang meninggal dunia akibat gempa bumi 7,0 SR itu. Dimana korban meninggal dunia itu tersebar di Kabupaten Lombok Utara 374 orang, Lombok Barat 37 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kuta Lombok 2 orang.

Sementara korban luka-luka tercatat 1.353 orang, dengan rincian 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara yakni sebanyak 640 orang.

Selain korban jiwa, BNPB juga mencatat kerusakan fisik yang meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. Hasil sementara hitung cepat kerusakan dan kerugian akibat gempa di NTB mencapai lebih dari Rp 5,04 trilyun.

 

About Media News Atlantis

Artikel Lainnya

3 Korban Meninggal Akibat Kebakaran di Kemenhub Diduga Kehabisan Oksigen

MediaAtlantisNews.com – Kapolres Jakarta Pusat Kombes Polisi Roma Hutajulu memastikan tiga korban meninggal dunia dalam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *