Sunday , 17 November 2019
Home / Teknologi / Review Produk / Mahasiswa UM Ciptakan Perangkat Hama Ngengat, diminati Petani Hingga NTB

Mahasiswa UM Ciptakan Perangkat Hama Ngengat, diminati Petani Hingga NTB

Alat perangkap hama ngangat ciptaan mahasiswa UM diminati oleh petani bawang merah dari berbagai daerah di Indonesia. Ketua Tim, Robby Wijaya mengatakan jika produk teknologi pertanian yang ia ciptakan bersama teman-temannya telah dikirim dan diterapkan di beberapa daerah. “Terjauh alat kami telah dikirim ke kabupaten Bima, NTB. Kalau yang terdekat kami perkenalkan di Kota Wisata Batu dan juga Kabupaten Probolinggo,” jelas mahasiswa Otomotif tersebut

Perangkap hama ngengat tersebut diberi nama P-MOAT atau Portable Moth Atractor Technology. Inovasi yang mereka ciptakan tidak begitu saja diperkenalkan. Sebelumnya telah melalui riset dan juga uji coba yang panjang. Robby juga mengatakan jika alatnya tersebut telah dilombakan hingga tingkat Internasional.  “P-MOAT pernah kami bawa hingga Internasional dan mampu meraih medali emas pada tahun 2017 di IDRIS Malaysia,” sambung mahasiswa angkatan 2014 ini.

Selain ajang Internasional, sambung Robby, P-MOAT juga diikutsetakan pada beberapa perlombaan karya tulis ilmiah mulai di tingkat nasional. “sebelum di ajang IDRIS Malaysia, P-MOAT pernah juara 1 tingkat Jawa Bali lomba cipta elektronika di Universitas Negeri Jember, juara 2 SCIENTIST in Action tingkat Nasional di ITS Surabaya dan kemudian meraih medali emas di Malaysia,” jelasnya.

Terciptanya alat ini memang didasari dari permasalahan yang didapatkan dari studi lapangan pada salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Jawa Timur, yaitu Probolinggo. Sepulang dari sana, Robby dkk mendapatkan permasalahan yang kemudian menjadi alasan terciptanya P-MOAT.

“kalau pada umumnya produk itu tercipta hanya lewat sebuah inovasi, beda halnya dengan P-MOAT yang tercipta karena ada sebuah permasalahan dan ingin menciptakan inovasi produk yang bermanfaat dan dapat diterima masyarakat,”jelas Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif ini.

P-MOAT memang sengaja diciptakan sebagai perangkap hama ngengat pada bawang merah, lanjutnya, tapi tidak menutup kemungkikan bahwa produk ini nantinya akan melebarkan sayap merangkap hama ngengat disektor lainnya.

P-MOAT sendiri bukan alat perangkap hama ngengat bawang merah satu-satunya yang pernah ada.  Menurut Robby, sebelumnya petani telah memiliki alat serupa akan tetapi masih memiliki banyak kelemahan dan tingkat  efektifitas yang masih rendah. “berdasarkan wawancara yang saya lakukan, petani itu menggunankan listrik PLN sehingga biaya operasional meningkat yang berdampak pada menurunnya pendapatan bersih. Selain itu, penggunaan air sebagai media penjebak juga kurang efektif karena masih besar kemungkinan hama yang tertangkap lepas,”sambung ketu tim PKM Kewirausahaan ini.

Kelemahan-kelemahan itulah yang dijadikan oleh mahasiswa bimbingan Dr. Hj. Widiyanti M.Pd ini dimanfaatkan sebagai kelebihan dan akan diperkenalkan ke Petani Bawang seluruh Indonesia. Menggunakan lampu LED dan juga batrai sebagai sumber listrik membuat alat ini memiliki tingkat keamanan yang lebih baik terhadap petani. Selain itu, menggunakan sistem Lampu Tabung Lem (LaTaLe) menjadikan produk ini memiliki tingkat efektifitas 40% lebih baik berdasarkan uji coba yang mereka lakukan.

Berdasarkan kajian yang cukup mendalam, maka P-MOAT akan diproduksi masal yang kemudia akan diperkenalkan kepada Petani Bawang Merah sebagai inovasi teknologi yang memiliki tingkat efektifitas dan efisiensi lebih baik. Dengan demikian, diharapan penggunaan P-MOAT mampu mengoptimalkan panen bawang merah diseluruh indonesia.

Menurut Robby, produk akan diperkenalkan melalui media sosial dan juga website yang telah dipersiapkan. “media yang kita miliki saat ini yaitu instagram @p_moat, facebook Portable Moat dan juga website www.p-moat.com,”pungkasnya. (CJ Robby)

About Media News Atlantis

Artikel Lainnya

DIDUGA BOM BUNUH DIRI POLISI DI GEREJA SANTA MARIA SURABAYA, DUA ORANG TEWAS

Malang – Mediaatlantisnews.com, Polisi menyebut terjadi aksi bom bunuh diri di Surabaya yang menyebabkan dua ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *